Menangani Kasus Dada Cekung dengan Operasi Tanpa Sayatan
Minggu, 10 Januari 2021 - 11:35 WIB
loading...
Kasus dada cekung yang mengganggu kerja paru-paru kini bisa diatasi dengan oprasi tanpa sayatan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Penyakit dada cekung atau Pectus Excavatum adalah gangguan dada yang ditandai dengan tulang dada cekung ke dalam atau tenggelam masuk ke dalam tubuh sehingga dapat mempengaruhi fungsi jantung dan paru-paru . Sayangnya kondisi ini terjadi seringkali tanpa gejala.
Meski ada pula yang mengalami sesak napas dan nyeri dada bahkan bisa berdampak buruk karena dapat menyebabkan kebocoran katup jantung dan mempersempit ruang gerak paru-paru. Dikarenakan tulang dada yang terdorong ke dalam, sehingga tidak bisa menjalani fungsinya dengan baik.
Baca juga : Hadapi Musim Hujan saat Pandemi, Tubuh Butuh Nutrisi Agar Imunitas Terjaga
“Selain mempengaruhi kondisi klinis juga dapat mempengaruhi sisi psikologis penderita terutama ketika menginjak usia remaja, karena rasa tidak percaya diri terhadap tubuhnya sendiri,” jelas Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular RSUI dr. M. Arza Putra dari keterangan pers yang diterima SINDOnews.
Operasi adalah jalan untuk mengatasi keadaan tersebut. Dijelaskan dr. Azra, operasi Pectus Excavatum dilakukan dengan Nuss Procedure menggunakan prinsip operasi minimal invasif (akses minimal sayatan) dengan thoracoscopy (tindakan medis dengan memasukkan tabung tipis berkamera pada rongga dada) dikombinasikan dengan penempatan implan pectus bar (implan yang digunakan untuk membantu memposisikan struktur tulang dada) yang tepat untuk mencapai bentuk tulang dada yang optimal.
Meski ada pula yang mengalami sesak napas dan nyeri dada bahkan bisa berdampak buruk karena dapat menyebabkan kebocoran katup jantung dan mempersempit ruang gerak paru-paru. Dikarenakan tulang dada yang terdorong ke dalam, sehingga tidak bisa menjalani fungsinya dengan baik.
Baca juga : Hadapi Musim Hujan saat Pandemi, Tubuh Butuh Nutrisi Agar Imunitas Terjaga
“Selain mempengaruhi kondisi klinis juga dapat mempengaruhi sisi psikologis penderita terutama ketika menginjak usia remaja, karena rasa tidak percaya diri terhadap tubuhnya sendiri,” jelas Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular RSUI dr. M. Arza Putra dari keterangan pers yang diterima SINDOnews.
Operasi adalah jalan untuk mengatasi keadaan tersebut. Dijelaskan dr. Azra, operasi Pectus Excavatum dilakukan dengan Nuss Procedure menggunakan prinsip operasi minimal invasif (akses minimal sayatan) dengan thoracoscopy (tindakan medis dengan memasukkan tabung tipis berkamera pada rongga dada) dikombinasikan dengan penempatan implan pectus bar (implan yang digunakan untuk membantu memposisikan struktur tulang dada) yang tepat untuk mencapai bentuk tulang dada yang optimal.
Lihat Juga :