Nasihat Terakhir Syekh Ali Jaber untuk Arie Untung, Rencana Jumpa pun Belum Terwujud

loading...
Nasihat Terakhir Syekh Ali Jaber untuk Arie Untung, Rencana Jumpa pun Belum Terwujud
Arie Untung bersama Syekh Ali Jaber. Foto/IG @ariekuntung
JAKARTA - Kepergian ulama Syekh Ali Jaber sangat membekas di hati artis yang sudah hijrah Arie Untung . Di laman Instagramnya, Arie menjabarkan voice note terakhir Syekh Ali Jaber yang dikirim ke kontak WhatssApp (WA) suami Fenita Arie ini.

Arie mengaku, ketika menerima kabar duka ini, dirinya segera membuka WA almarhum untuk memastikan kabar tersebut. “Siapa tahu (ponselnya) dipegang oleh keluarga,” tulis Arie dalam akunnya.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Meninggal, Pesohor Tanah Air Sampaikan Duka Cita

Ternyata ia justru menemukan voice note yang dikirim oleh almarhum dan belum sempat dibuka. Tak ayal hal ini membuat Arie bersedih. “Dan isinya yg masya Allah.. hancur bgt ni hati. Nasihat buat aku utk menenangkan hati. Saya baru denger pesannya saat orangnya udah tiada,” tulis ayah tiga anak ini.



Syekh Ali dan Arie memang kerap bertukar voice note. Dalam postingannya, Arie menyertakan tangkapan layar WA dirinya dengan almarhum. Tampak voice note dari almarhum tertanggal 27 November 2020 yang belum sempat dibuka Arie.

Mantan VJ MTV ini amat menyesal tidak sempat mendengarkan voice note itu saat Syekh masih hidup. Dengan suara dan dialeknya yang khas, almarhum berpesan kepada Arie lewat voice note yang isinya, "Ya betul-betul baik karena itu juga wasiat Rasulullah. Maksud, selesaikan kerjaanmu dengan rahasia dan diam-diam. Dan bagi setiap orang pemilik nikmat pasti dihasuti. Insya Allah kita bersama-sama. Ana karena melihat perjuangan antum, ketulusan antum mudahan insya Allah kita bisa bersama-sama, membuat yang terbaik untuk islam Insya Allah."

Dalan postingannya juga, Arie mengenang sosok Syekh Ali Jaber sebagai seorang pejuang Quran sejati. “Aku dan teman-teman @kajianmusawarah bersaksi kalau beliau adalah orang baik. Benar-benar orang baik. Semasa hidupnya, beliau aktif berdakwah. Almarhum memiliki lembaga pendidikan Al Quran, Mahir dengan Al Quran. Almarhum juga aktif memperkenalkan Quran Braille Digital,” tulis Arie.



Arie yang pernah terlibat acara dengan almarhum mengakui dirinya masih kurang ilmu maupun adab. Namun, almarhum tampak tidak pernah mempermasalahkan. “Enggak pernah vaper, sabar, baeeeek bangeet. Enggak sungkan nelfon duluan nanya kabar,” tulis Founder Hijrah Fest ini.

Baca Juga: Minta Maaf Setelah Dikritik, Raffi Ahmad: Terima Kasih Sudah Mengingatkan Saya

Yang juga membuat sedih adalah Arie berjanji dengan almarhum untuk bertemu santai di Puncak. Sayang, rencana tinggallah rencana. Ketika berjumpa terakhir dua bulan silam, almarhum masih sempat minta disediakan bangku untuk tetap berdakwah di @hijrahfest meski kondisinya sudah tidak sehat.

Arie berjanji akan menyebarkan segala nasihat yang pernah diberikan almarhum guna melanjutkan perjalanan dakwah beliau agar menjadi amal jariah untuk sang Syekh.
(tsa)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top