Didukung Teknologi Mumpuni, Keberhasilan Bayi Tabung Semakin Tinggi

loading...
Didukung Teknologi Mumpuni, Keberhasilan Bayi Tabung Semakin Tinggi
Teknologi sangat memengrauhi tingkat keberhasilan program bayi tabung. Foto/Istimewa
JAKARTA - Program bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF) sangat tergantung pada pPenggunaan teknologi terkini yang berperan besar dalam keberhasilan program ini. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, Sp.OG-KFER, MPH, dokter spesialis kebidanan dan kandungan konsultan fertilitas, endokrinologi, dan reproduksi RS Pondok Indah IVF Centre. Ia mengatakan program bayi tabung sangat dipengaruhi oleh teknologi medis dan teknik yang digunakan. “Keduanya berkesinambungan guna meningkatkan peluang keberhasilan mendapatkan kehamilan,” beber Prof. Wiweko dalam Konferensi Virtual RS Pondok Indah IBF Centre, Harapan Baru untuk Miliki Buah Hati. Dengan kemajuan teknologi medis saat ini, sambungnya, pengerjaan yang berhubungan dengan sel telur dan sperma menjadi lebih optimal.

Baca Juga : 5 Cara Menangani Efek Samping Vaksin dengan Pengobatan Rumahan

Bukan hanya itu, proses pembuahan sel telur pun berlangsung lebih maksimal, penyimpanan embrio juga lebih terjaga kualitasnya dan minim risiko kerusakan. “Hingga memungkinkan untuk dilakukannya pemeriksaan kromosom untuk mencegah terjadinya transfer embrio dengan kelainan genetik,” imbuh Prof. Wiweko. Berbeda dengan teknik IVF konvensional, RS Pondok Indah IVF Centre mengadopsi teknologi medis terdepan untuk memastikan tingkat keberhasilan (success rate) program kehamilan. Beberapa teknologi yang membantu meningkatkan keberhasilan program bayi tabung di antaranya: Time lapse incubator, Pre-implantation genetic testing for aneuploidy (PGT-A), hingga Intra-cytoplasmic morphologically-selected sperm injection (IMSI). Time-lapse Incubator sendiri yaitu alat inkubator terkini yang terdiri dari beberapa bilik yang dilengkapi kamera dan mikroskop di masing-masing bilik guna menangkap gambaran perkembangan embrio setiap lima menit sekali, tanpa harus mengeluarkannya dari inkubator. Embrio setiap pasien akan mendapatkan satu bilik inkubator tersendiri dan terpisah dengan embrio milik pasien lain. “Memahami kebutuhan pasangan suami istri yang mendambakan keturunan, kami menghadirkan RS Pondok Indah IVF Centre, sebuah klinik IVF modern yang dilengkapi teknologi terkini dan didukung oleh dokter-dokter konsultan dengan keahlian di bidang fertilitas,” ujar Chief Executive Officer RS Pondok Indah Group dr. Yanwar Hadiyanto, MARS. Klinik ini diharapkan membantu pasangan suami istri yang mendambakan keturunan mewujudkan harapan mereka.

Baca Juga : Makanan Pedas Ternyata Bisa Mengurangi Peradangan Hingga Melawan Infeksi

Rumah sakit ini juga memiliki teknologi untuk memeriksa kromosom sebelum embrio ditransfer ke dalam rahim. Pemeriksaan kromosom ini dilakukan dengan metode pre-implantation genetic testing for aneuploidy (PGT-A) untuk mendeteksi kelainan genetik embrio serta mengurangi risiko keguguran. Tidak hanya melayani program reproduksi berbantu bayi tabung/in-vitro fertilization saja, klinik ini juga menyediakan layanan program kehamilan lainnya sesuai dengan kondisi dan diagnosis setiap pasien. “Hal ini sangat penting untuk memberikan ketenangan pada setiap pasien, sekaligus memberikan moral support, yang akhirnya akan berperan dalam menentukan keberhasilan program kehamilan,” tutup dr. Yanwar. Sri noviarni

(wur)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top