Saat Ibu Cemas Bayi Bisa Tolak Minum ASI, Begini Penjelasannya

Rabu, 30 Juni 2021 - 09:58 WIB
loading...
Saat Ibu Cemas Bayi Bisa Tolak Minum ASI, Begini Penjelasannya
Foto Ilustrasi/Madison Womens Health
A A A
JAKARTA - Proses menyusui air susu ibu (ASI) adalah momen yang harus diterima dan dinikmati oleh semua ibu. Dengan perasaan bahagia, ternyata itu terbukti memberi kebaikan pada bayi.

"Saat si ibu bahagia memberikan ASI buat bayinya, produksi ASI pun akan meningkat dan kualitas ASI yang dihasilkan akan jauh lebih baik," kata Psikolog Klinis Indria Laksmi Gamayanti dalam Talkshow Virtual Hari Keluarga Nasional 2021, kemarin (29/6).

Baca Juga: Perlu Pemeriksaan Mendalam sebelum Memvonis Anak Stunting

Karena itu, penting sekali untuk para ibu merasa senang dan bahagia saat menyusui. Gama, sapaan akrabnya, menjelaskan apa yang bakal terjadi saat si ibu merasa cemas saat menyusui.

"Beda dengan ibu yang menyusui dalam kondisi cemas, produksi ASI menjadi sedikit dan anak juga bisa menolak minum ASI. Karena apa? Saat cemas, suhu tubuh si ibu meningkat, detak jantung jadi cepat, dan ini yang membuat anak nggak nyaman di dekapan ibunya hingga pada akhirnya menolak minum ASI," terangnya.

Ketua Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK) itu pun menyarankan agar saat menyusui, para ibu tidak sembari memegang ponsel. "Berikan perhatian Anda sepenuhnya pada si bayi karena ini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi tumbuh kembangnya," kata Gama.



"Salah satu masalah yang bisa timbul akibat paparan sinar gadget pada bayi adalah masalah terlambat bicara atau speech delay. Untuk itu, gadget tidak boleh diperkenalkan pada anak di bawah 2 tahun," tambahnya.

Baca Juga: Suntikan Booster Kemungkinan Tidak Diperlukan Penerima Vaksin Moderna dan Pfizer

Sementara itu, Prof. Hartono Gunardi, SpAK, yang juga Ketua Satgas Stunting Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan agar anak-anak di bawah 2 tahun tidak boleh berinteraksi dengan layar gadget.

"IDAI tidak menganjurkan anak usia di bawah 2 tahun memiliki pajanan layar gadget karena memberikan efek buruk pada pertumbuhannya," tegas dia pada kesempatan yang sama.
(tsa)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2553 seconds (11.210#12.26)