Sebelum Donor Plasma Konvalesen Pendonor Dilarang Konsumsi Makanan Berminyak, Begini Penjelasannya

Rabu, 28 Juli 2021 - 15:43 WIB
loading...
Sebelum Donor Plasma Konvalesen Pendonor Dilarang Konsumsi Makanan Berminyak, Begini Penjelasannya
Foto Ilustrasi/iStock
A A A
JAKARTA - Plasma konvalesen merupakan terapi tambahan yang jadi pilihan cukup menjanjikan bagi pasien COVID-19 gejala ringan dan sedang yang dirawat di rumah sakit. Terapi tersebut dipercaya dapat secara tepat melawan peradangan akibat virus SARS-CoV2.

Namun sayang, terapi plasma konvalesen mengalami kendala dalam hal ketersediaan. Ya, belum banyak pendonor yang merupakan penyintas COVID-19 memberikan plasma konvalesen mereka.

Baca Juga: Studi: Long Covid-19 Ditandai dengan Kerusakan Saraf di Kornea Mata

Berdasarkan data Palang Merah Indonesia (PMI) per 21 Juli 2021, pendonor plasma konvalesen baru 60.090, yang mana angka tersebut masih jauh dibandingkan permintaan untuk pasien COVID-19. Padahal, PMI sendiri sudah menyediakan lokasi donor plasma konvalesen di 41 titik di seluruh Indonesia.

Terlepas dari itu, masih banyak juga pertanyaan yang beredar di masyarakat seputar hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebelum mendonorkan plasma konvalesen, salah satunya, apakah benar sebelum donor plasma konvalesen, calon pendonor tidak disarankan bahkan dilarang mengonsumsi makanan berminyak?

Menjawab pertanyaan tersebut, Ketua Bidang Pengembangan Unit Donor Darah PMI Pusat dr. Linda Lukitari Waseso menerangkan bahwa benar, calon pendonor tidak disarankan makan makanan yang berminyak sebelum mendonorkan plasma konvalesennya. Kenapa begitu?

"Memang benar, calon pendonor plasma konvalesen tidak boleh mengonsumsi makanan yang banyak minyak. Sebab, itu akan memengaruhi kualitas plasma konvalesennya," terang dr. Linda dalam sesi talkshow di Live Instagram MNC Peduli, belum lama ini.

Ia menerangkan, akan sangat disayangkan ketika sebelum donor plasma konvalesen calon pendonor mengonsumsi makanan berminyak. Itu karena saat plasma konvalesen sudah terkumpul di kantongnya, akan banyak timbul semacam bintik-bintik putih yang artinya ada lemak di dalamnya dan kalau kebanyakan lemak, plasma konvalesen menjadi kurang berkualitas.

"Sayang banget kalau begitu. Padahal si pendonor sudah melewati skrining yang begitu panjang sampai akhirnya dia dinyatakan layak mendonorkan plasma konvalesennya," ujarnya.

Baca Juga: Mampukah Vaksin COVID-19 yang Ada Sekarang Melawan Varian Delta Plus?

Karena itu, dr. Linda menyarankan untuk calon pendonor plasma konvalesen agar sehari sebelum donor melakukan gaya hidup sehat.

"Jadi, sehari sebelum donor, calon pendonor harus tidur yang cukup, perbanyak makan buah dan sayur, jangan makan makanan berlemak, banyak minum air putih, sehingga kualitas plasma konvalesennya terjaga dengan baik sampai sesi donor dilakukan esok harinya," saran dr. Linda.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1549 seconds (10.55#12.26)