Potensial Jadi Silent Spreader, Orangtua Jangan Ragu Bawa Anak untuk Vaksinasi COVID-19
Kamis, 29 Juli 2021 - 19:50 WIB
loading...
Foto Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satgas Perlindungan Anak Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Eva Devita Harmoniati, SpA(K) mengungkapkan, 1 dari 8 orang yang terinfeksi COVID-19 adalah anak. Gejala klinis COVID-19 pada anak sama dengan orang dewasa, bisa ringan sampai berat dan menyebabkan kematian.
Namun, fakta menarik lain adalah, sebanyak 20% anak yang terinfeksi COVID-19 bisa tidak menunjukkan gejala klinis. Alhasil, anak-anak berpotensi menjadi silent spreader yang dapat menularkan COVID-19 ke kelompok yang lebih rentan.
Baca Juga: Persiapkan Masyarakat Tetap Sehat saat Bertambahnya Usia
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data yang dihimpun Pemprov DKI Jakarta pada 17 Juni 2021, tercatat ada 661 kasus COVID-19 pada anak usia 0-18 tahun. Sebanyak 144 di antaranya adalah kelompok anak di bawah lima tahun (balita).
“Saat ini program vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun telah dimulai. Oleh sebab itu, untuk mencegah penyebaran COVID-19, maka orangtua dan anak harus segera mengikuti vaksinasi COVID-19 agar dapat melindungi diri dan orang lain di sekitarnya dari infeksi COVID-19,” kata dr. Eva dalam Media Briefing bertema Suara Anak tentang Vaksin, Kamis (29/7).
Namun, fakta menarik lain adalah, sebanyak 20% anak yang terinfeksi COVID-19 bisa tidak menunjukkan gejala klinis. Alhasil, anak-anak berpotensi menjadi silent spreader yang dapat menularkan COVID-19 ke kelompok yang lebih rentan.
Baca Juga: Persiapkan Masyarakat Tetap Sehat saat Bertambahnya Usia
Sebagaimana diketahui, berdasarkan data yang dihimpun Pemprov DKI Jakarta pada 17 Juni 2021, tercatat ada 661 kasus COVID-19 pada anak usia 0-18 tahun. Sebanyak 144 di antaranya adalah kelompok anak di bawah lima tahun (balita).
“Saat ini program vaksinasi untuk anak usia 12-17 tahun telah dimulai. Oleh sebab itu, untuk mencegah penyebaran COVID-19, maka orangtua dan anak harus segera mengikuti vaksinasi COVID-19 agar dapat melindungi diri dan orang lain di sekitarnya dari infeksi COVID-19,” kata dr. Eva dalam Media Briefing bertema Suara Anak tentang Vaksin, Kamis (29/7).
Lihat Juga :