Chandra Liow Hampir Meninggal Kena Badai Sitokin Covid-19: di Kepala Gue Cuma Nunggu Giliran
Minggu, 12 September 2021 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
Chandra juga mengatakan bahwa dia harus dirawat selama enam hari di ruang IGD. Setiap hari ia terpaksa mendengar satu per satu pasien meninggal.
Baca Juga: Bahaya Badai Sitokin Bisa Sebabkan Peradangan hingga Kematian
"Di kepala gue cuma menunggu giliran, Tapi apa yang gue minta ternyata bukan Rencana-Nya," tulisnya.
Setelah kondisinya mulai membaik, Chandra dipindahkan dari IGD ke ruang rawat inap. Dokter mengatakan bahwa Chandra harus menjalani rawat inap selama 2 bulan untuk memulihkan kondisinya.
Namun tak disangka, hanya dalam 3 minggu Chandra sudah diperbolehkan pulang. Ia tak menyangka bisa melalui kondisi kritisnya kemarin.
"2 bulan? Tangan Tuhan belum selesai bekerja dan ternyata 3 minggu sudah boleh pulang rawat jalan. Di hari terakhir untuk pertama kalinya melihat refleksi sendiri di kaca kamar mandi rumah sakit dan bisikan dari mulut gue: 'I survive?' Nangis," tulisnya.
Setelah pulang dari rumah sakit, Chandra tetap harus menjalani pengobatan rawat jalan yang intensif. Selama itu, Chandra sengaja fokus pada kesehatannya dan meninggalkan media sosial.
Ia menjalani fisioterapi, konsumsi vitamin, hingga rutin berjemur di bawah matahari. Di akhir kalimat, Chandra mengingatkan kepada seluruh pengikutnya mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Baca Juga: Bahaya Badai Sitokin Bisa Sebabkan Peradangan hingga Kematian
"Di kepala gue cuma menunggu giliran, Tapi apa yang gue minta ternyata bukan Rencana-Nya," tulisnya.
Setelah kondisinya mulai membaik, Chandra dipindahkan dari IGD ke ruang rawat inap. Dokter mengatakan bahwa Chandra harus menjalani rawat inap selama 2 bulan untuk memulihkan kondisinya.
Namun tak disangka, hanya dalam 3 minggu Chandra sudah diperbolehkan pulang. Ia tak menyangka bisa melalui kondisi kritisnya kemarin.
"2 bulan? Tangan Tuhan belum selesai bekerja dan ternyata 3 minggu sudah boleh pulang rawat jalan. Di hari terakhir untuk pertama kalinya melihat refleksi sendiri di kaca kamar mandi rumah sakit dan bisikan dari mulut gue: 'I survive?' Nangis," tulisnya.
Setelah pulang dari rumah sakit, Chandra tetap harus menjalani pengobatan rawat jalan yang intensif. Selama itu, Chandra sengaja fokus pada kesehatannya dan meninggalkan media sosial.
Ia menjalani fisioterapi, konsumsi vitamin, hingga rutin berjemur di bawah matahari. Di akhir kalimat, Chandra mengingatkan kepada seluruh pengikutnya mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Lihat Juga :