Akhir Pekan Ini, Nikmati Suguhan Teater Sambil Berdonasi bagi Pekerja Seni
Kamis, 04 Juni 2020 - 21:38 WIB
loading...
Selain menghibur, kegiatan #NontonTeaterDiRumahAja juga ingin menambah wawasan para penikmat seni tentang keragaman budaya yang ada di Indonesia. Foto/Dok Bakti Budaya Djarum Foundation
A
A
A
JAKARTA - Program bertajuk #NontonTeaterDiRumahAja persembahan Bakti Budaya Djarum Foundation kembali mengajak para penikmat seni untuk menyaksikan rekaman lakon "Preman Parlente" pada akhir pekan ini. Lakon tersebut bakal ditayangkan Sabtu (6/) dan Minggu (7/6) pukul 15.00 WIB di website www.indonesiakaya.com serta chanel YouTube IndonesiaKaya.
Lakon "Preman Parlente" merupakan rekaman dari pementasan yang diselenggarakan pada 2-3 Maret 2018 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Sebagai tim kreatif Butet Kartaredjasa, Agus Noor, almarhum Djaduk Ferianto, Viky Sianipar, dan Paulus Simangunsong begitu apik mengangkat tema "Budaya Pop: Dari Lampau ke Zaman Now" sebagai representasi maupun wujud berpendapat bahwa kebudayaan, dengan seluruh hasil karya ciptanya, merupakan sebuah proses penciptaan yang terus-menerus berlangsung, mengikuti pola pikir masyarakat. (Baca Juga: Akibat Pandemi, Kaum Ibu Semakin Sadar Pentingnya Gaya Hidup Sehat )
"Kesenian yang tumbuh di wilayah budaya pop, dengan caranya yang unik sering kali memperlihatkan proses kreativitas sebuah generasi dalam menanggapi perubahan zaman, sekaligus kehendak untuk mengolah tradisi agar terus relevan dengan situasi zaman," ujar Agus Noor, tim kreatif sekaligus sutradara pementasan "Preman Parlente" melalui rilis yang diterima SINDOnews.
"Budaya pop merupakan suara zaman yang menandai kegelisahan dan pencarian. Budaya pop tak hanya soal mengemas ide menjadi lebih populer, tetapi juga cara sebuah generasi mengidentifikasi diri dan persoalan zamannya,” lanjutnya.
Lakon "Preman Parlente" dimeriahkan oleh Cak Lontong, Akbar, Marwoto, Mery Sinaga, Louise Sitanggang, Flora Simatupang, Alsant Nababan, Trio GAM (Joned, Wisben & Dibyo Primus), OBAMA (Orang Batak Marlawak), Sigma Dance Theatre Indonesia, Siantar Rap Foundation, dan Vicky Sianipar Ethnic Ensemble. Tampilan artistik panggung oleh Ong Hari Wahyu dan gerak tari dikoreografi oleh Benny Krisnawardi.
Lakon "Preman Parlente" merupakan rekaman dari pementasan yang diselenggarakan pada 2-3 Maret 2018 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Sebagai tim kreatif Butet Kartaredjasa, Agus Noor, almarhum Djaduk Ferianto, Viky Sianipar, dan Paulus Simangunsong begitu apik mengangkat tema "Budaya Pop: Dari Lampau ke Zaman Now" sebagai representasi maupun wujud berpendapat bahwa kebudayaan, dengan seluruh hasil karya ciptanya, merupakan sebuah proses penciptaan yang terus-menerus berlangsung, mengikuti pola pikir masyarakat. (Baca Juga: Akibat Pandemi, Kaum Ibu Semakin Sadar Pentingnya Gaya Hidup Sehat )
"Kesenian yang tumbuh di wilayah budaya pop, dengan caranya yang unik sering kali memperlihatkan proses kreativitas sebuah generasi dalam menanggapi perubahan zaman, sekaligus kehendak untuk mengolah tradisi agar terus relevan dengan situasi zaman," ujar Agus Noor, tim kreatif sekaligus sutradara pementasan "Preman Parlente" melalui rilis yang diterima SINDOnews.
"Budaya pop merupakan suara zaman yang menandai kegelisahan dan pencarian. Budaya pop tak hanya soal mengemas ide menjadi lebih populer, tetapi juga cara sebuah generasi mengidentifikasi diri dan persoalan zamannya,” lanjutnya.
Lakon "Preman Parlente" dimeriahkan oleh Cak Lontong, Akbar, Marwoto, Mery Sinaga, Louise Sitanggang, Flora Simatupang, Alsant Nababan, Trio GAM (Joned, Wisben & Dibyo Primus), OBAMA (Orang Batak Marlawak), Sigma Dance Theatre Indonesia, Siantar Rap Foundation, dan Vicky Sianipar Ethnic Ensemble. Tampilan artistik panggung oleh Ong Hari Wahyu dan gerak tari dikoreografi oleh Benny Krisnawardi.
Lihat Juga :