Ini Beberapa Faktor Penyebab Tengkorak Kepala Tidak Rata

Jum'at, 06 Mei 2022 - 19:41 WIB
loading...
Ini Beberapa Faktor Penyebab Tengkorak Kepala Tidak Rata
Craniosynostosis merupakan kondisi yang dikenal sebagai kondisi tengkorak kepala berbentuk tidak rata atau simetris. / Foto: ilustrasi/Alaska Oral Craniofacial Surgery
A A A
JAKARTA - Craniosynostosis merupakan kondisi yang dikenal sebagai kondisi tengkorak kepala berbentuk tidak rata atau simetris.

Secara umum tengkorak kepala seseorang tidak bisa disamakan. Pasalnya, penyok dan ketidakteraturan merupakan variasi sederhana dalam anatomi.

Akan tetapi, kerap timbul berbagai stigma bila anak memiliki tengkorak peyang, penyok atau tidak bulat dianggap aneh atau kelainan.

Baca juga: Doctor Strange in the Multiverse of Madness Takkan Tayang di Bioskop Brunei, Ini Alasannya

Ini juga menjadi pertanyaan banyak orang. Lantas, apa penyebab tengkorak kepala manusia memiliki bentuk yang berbeda?

Terdapat beragam penjelasan terkait hal tersebut. Mengutip Healthychildren, kepala tengkorak tidak rata terjadi ketika tulang tengkorak menyatu terlalu cepat.

"Kepala yang sedikit rata biasanya tidak perlu dikhawatirkan, tetapi merupakan ide baik untuk mendapatkan saran (medis) sejak dini, sehingga dapat mengambil langkah-langkah untuk menghentikannya menjadi lebih buruk," tulis NHS dalam laman resminya, yang dikutip Jumat (6/5/2022).

1. Trauma

Salah satu indikator atau penyebab tengkorak seseorang tidak rata yaitu trauma. Akibat dari kecelakaan mobil, jatuh, atau pukulan keras di kepala dapat menyebabkan masalah yang disebut fraktur depresi pada tengkorak.

Fraktur depresi berarti bahwa bagian tengkorak telah hancur ke arah otak Anda. Hal semacam ini memerlukan perawatan medis darurat.



2. Penyakit Gorham

Penyebab kedua terjadinya tengkorak tidak rata adalah kondisi langka yang menyebabkan massa tulang digantikan oleh jenis jaringan lain. Penyakit Gorham ini dapat menyebabkan keropos tulang di tengkorak Anda, sehingga penyok yang terlihat dalam beberapa kasus.

3. Kanker

Ada laporan kasus depresi tengkorak yang menyebabkan dokter menemukan kanker pada seseorang. Kasus langka semacam ini disebut kanker "penghancur tulang" (seperti multiple myeloma ), yang dapat menyebabkan depresi tengkorak dan ketidakteraturan tengkorak.

4. Paget's disease of bone (Penyakit Paget Tulang)

Penyakit paget diketahui bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk mengganti jaringan tulang lama dengan jaringan tulang baru dan sehat.

Baca juga: Mama Dahlia Siap Dipanggil Sang Khalik, Kiki Farrel Diminta Ikhlas Menerima

Hal itu bisa menyebabkan pertumbuhan berlebih tulang di tengkorak, yang menyebabkan sakit kepala dan gejala lainnya.
(nug)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1313 seconds (11.210#12.26)