Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Berisiko Alami PTSD, Begini Cara Mengatasinya
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari Center for Anxiety Disorders, Senin (3/10/2022) gejala lainnya dalah mengubah rutinitas untuk menghindari ingatan buruk, perasaan bersalah yang terdistorsi, menyalahkan diri sendiri atas peristiwa yang menimpa korban dan pikiran negatif selalu ada.
Sebagian orang akan perlahan pulih dan mulai melupakan semua kejadian. Tapi, bagi penderita PTSD, gejalanya secara dramatis memengaruhi kehidupan mereka dan ini berlangsung setidaknya sebulan lamanya.
Ada beberapa terapi pengobatan yang efektif untuk mengatasi PTSD setelah kematian mendadak atau peristiwa traumatis dari orang tercinta. Terapi yang disarankan termasuk Cognitive Behavior Therapy (CBT) dan Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR).
Baca Juga: Baim Wong Turut Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Netizen: Gak Dibikin Konten?
Pada beberapa kasus, terkadang obat-obatan digunakan bersamaan dengan terapi. Berikut ulasannya.
1. CBT
Terapi CBT mengajarkan Anda untuk menyadari keyakinan dan pemikiran Anda tentang situasi yang dialami. Setelah mengidentifikasinya, itu memberi Anda keterampilan untuk melihat apakah ada fakta yang mendukung pemikiran tersebut dan bagaimana melepaskannya jika tidak ada.
Sebagian orang akan perlahan pulih dan mulai melupakan semua kejadian. Tapi, bagi penderita PTSD, gejalanya secara dramatis memengaruhi kehidupan mereka dan ini berlangsung setidaknya sebulan lamanya.
Ada beberapa terapi pengobatan yang efektif untuk mengatasi PTSD setelah kematian mendadak atau peristiwa traumatis dari orang tercinta. Terapi yang disarankan termasuk Cognitive Behavior Therapy (CBT) dan Eye Movement Desensitization and Reprocessing (EMDR).
Baca Juga: Baim Wong Turut Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan, Netizen: Gak Dibikin Konten?
Pada beberapa kasus, terkadang obat-obatan digunakan bersamaan dengan terapi. Berikut ulasannya.
1. CBT
Terapi CBT mengajarkan Anda untuk menyadari keyakinan dan pemikiran Anda tentang situasi yang dialami. Setelah mengidentifikasinya, itu memberi Anda keterampilan untuk melihat apakah ada fakta yang mendukung pemikiran tersebut dan bagaimana melepaskannya jika tidak ada.
Lihat Juga :