Korban Selamat Tragedi Kanjuruhan Berisiko Alami PTSD, Begini Cara Mengatasinya
Senin, 03 Oktober 2022 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Singkatnya, CBT membantu mengelola keyakinan destruktif sehingga Anda dapat menggantinya dengan pandangan yang akurat.
2. EMDR
Terapi EMDR membantu seseorang memproses trauma pada tingkat emosional. EMDR telah terbukti membantu penderita PTSD sembuh lebih cepat daripada terapi tradisional. Pada PTSD, pikiran dan ingatan traumatis bekerja melawan proses penyembuhan otak. Kilas balik, mimpi buruk, dan emosi yang mengganggu berputar terus di otak. Terapi EMDR dapat memutus siklus tersebut.
EMDR bekerja dengan rangsangan bilateral untuk memanfaatkan mekanisme biologis yang digunakan otak selama tidur (REM). Teorinya adalah bahwa menggunakan REM sambil mengingat pikiran atau ingatan yang mengganggu dari trauma membantu otak memprosesnya secara alami, memungkinkan pikiran untuk sembuh.
Baca Juga: Arie Untung Ungkap Kondisi Mencekam yang Dialaminya saat Tragedi Kanjuruhan
2. EMDR
Terapi EMDR membantu seseorang memproses trauma pada tingkat emosional. EMDR telah terbukti membantu penderita PTSD sembuh lebih cepat daripada terapi tradisional. Pada PTSD, pikiran dan ingatan traumatis bekerja melawan proses penyembuhan otak. Kilas balik, mimpi buruk, dan emosi yang mengganggu berputar terus di otak. Terapi EMDR dapat memutus siklus tersebut.
EMDR bekerja dengan rangsangan bilateral untuk memanfaatkan mekanisme biologis yang digunakan otak selama tidur (REM). Teorinya adalah bahwa menggunakan REM sambil mengingat pikiran atau ingatan yang mengganggu dari trauma membantu otak memprosesnya secara alami, memungkinkan pikiran untuk sembuh.
Baca Juga: Arie Untung Ungkap Kondisi Mencekam yang Dialaminya saat Tragedi Kanjuruhan
(dra)
Lihat Juga :