alexametrics

KBRI Bratislava Bersiap Gelar Indonesia Fashion Day

loading...
KBRI Bratislava Bersiap Gelar Indonesia Fashion Day
Menggandeng enam perancang busana ternama Tanah Air, KBRI Bratislava dalam pekan ini bersiap menggelar Indonesia Fashion Day. / Foto: Adjat Wiratma
A+ A-
BRATISLAVA - Mengenalkan kekayaan budaya Indonesia ke dunia internasional merupakan salah satu cara diplomasi yang dilakukan para Duta Besar, termasuk KBRI di Bratislava, Slovakia.

Menggandeng enam perancang busana ternama Tanah Air, KBRI Bratislava dalam pekan ini bersiap menggelar Indonesia Fashion Day. Enam perancang busana tersebut, antara lain Rudy Chandra, Malik Moestaram, Ariy Arka, Erdan, Nita Seno Adji dan Ida Giris.

KBRI-Bratislava-Bersiap-Gelar-Indonesia-Fashion-Day-Dubes-lagi-meeting-dengan-perancang

Mereka akan menampilkan hasil karya mereka dengan mengangkat tema-tema beragam, mulai dari batik pantai selatan, batik Manonjaya, tenun Sumba, tapis Lampung, ulos Batak dan kain khas Aceh.



Duta besar luar biasa dan berkuasa penuh RI, Adityatwidi Adiwoso Asmady mengatakan, keikutsertaan Indonesia dalam Slovakia-Indonesia Fashion Week adalah yang pertama dilakukan pihak KBRI.

Keenam perancang dengan karya-karyanya itu dapat menggambarkan Indonesia yang beragam di mata masyarakat dunia, khususnya masyarakat fashion Slovakia.

KBRI-Bratislava-Bersiap-Gelar-Indonesia-Fashion-Day-6-perancang-di-KBRI

"Indonesia dalam kesempatan ini juga akan memberikan hadiah bagi pemenang dalam lomba Bratislava Fashion Week, yakni beasiswa pendidikan di Indonesia untuk bidang fashion," ujar Dubes yang akrab disapa Wike.

Ibu Kota Slovakia ini memang bukan pusat fesyen dunia, namun geliat dunia mode di kota ini sudah berkembang. Kegiatan Indonesia Fasion Day digelar pada 16-17 September 2019 di dua tempat yakni di Doubletree Hotel dan Kantor KBRI di Bratislava.

(Adjat Wiratma)
(nug)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak