Keren, Brand Prancis Rilis Tas Le Pliage Daur Ulang
Selasa, 27 Juli 2021 - 17:10 WIB
loading...
foto / dok Longchamp
A
A
A
JAKARTA - Brand fashion mewah dari Prancis, Longchamp menghadirkan Le Pliage Green. Ini merupakan satu usaha Longchamp dalam memberikan alternatif produk berkelanjutan berupa tas yang terbuat dari nilon daur ulang .
Marie-Laure Dubuisson, Global Communication & Marketing Director dari Longchamp, menuturkan, Le Pliage pertama kali diperkenalkan pada dunia di tahun 1993. Tas lipat yang hadir dalam desain yang minimalis ini memang telah menjadi simbol kesederhanaan dan durabilitas. “Perjalanan kami dalam menghadirkan koleksi yang berpusat pada material yang ramah lingkungan sebenarnya bukan langkah baru,” ujar Dubuisson dalam rilis yang diterima Sindonews.com.
Baca juga : kim-min-gwi-akui-selingkuh-dan-minta-maaf-ini-kata-agensi
Pada 2019 dan 2020 Longchamp telah memperkenalkan penggunaan material berkelanjutan, semacam recycled polyester canvas dan ECONYL, satu bahan recycled polyamide (nilon) canvas yang bersertivikasi. Bahan ini kini menjadi material untuk Le Pliage Green, kemudian akan menjadi titik transisi bagi Longchamp untuk menggunakan material ini di seluruh produk-produk Le Pliage mulai 2022.“Langkah ini lebih tepat disebut evolusi, dari pada revolusi,” ujar Dubuisson.
Kini Longchamp berhasil memperoleh material nilon daur ulang yang menawarkan tingkat daya tahan serta sifat yang sama. Bahan daur ulang ini tahan air, dapat dicuci, hingga dapat dilipat. Tas ini tersedia dalam tampilan dan nuansa yang sama seperti koleksi terdahulunya
Marie-Laure Dubuisson, Global Communication & Marketing Director dari Longchamp, menuturkan, Le Pliage pertama kali diperkenalkan pada dunia di tahun 1993. Tas lipat yang hadir dalam desain yang minimalis ini memang telah menjadi simbol kesederhanaan dan durabilitas. “Perjalanan kami dalam menghadirkan koleksi yang berpusat pada material yang ramah lingkungan sebenarnya bukan langkah baru,” ujar Dubuisson dalam rilis yang diterima Sindonews.com.
Baca juga : kim-min-gwi-akui-selingkuh-dan-minta-maaf-ini-kata-agensi
Pada 2019 dan 2020 Longchamp telah memperkenalkan penggunaan material berkelanjutan, semacam recycled polyester canvas dan ECONYL, satu bahan recycled polyamide (nilon) canvas yang bersertivikasi. Bahan ini kini menjadi material untuk Le Pliage Green, kemudian akan menjadi titik transisi bagi Longchamp untuk menggunakan material ini di seluruh produk-produk Le Pliage mulai 2022.“Langkah ini lebih tepat disebut evolusi, dari pada revolusi,” ujar Dubuisson.
Kini Longchamp berhasil memperoleh material nilon daur ulang yang menawarkan tingkat daya tahan serta sifat yang sama. Bahan daur ulang ini tahan air, dapat dicuci, hingga dapat dilipat. Tas ini tersedia dalam tampilan dan nuansa yang sama seperti koleksi terdahulunya
Lihat Juga :