Marvel Studios Beli Lisensi Wajah Komikus Stan Lee

Senin, 23 Mei 2022 - 04:04 WIB
loading...
Marvel Studios Beli Lisensi Wajah Komikus Stan Lee
Meski Stan Lee telah tiada sejak 2018 silam, tampaknya sang komikus legendaris bakal bisa kembali muncul lewat film dan serial MCU ke depannya. Pasalnya, baru-baru ini Marvel Studios dikabarkan telah membeli lisensi wajah Stan Lee. Foto/Marvel Studios
A A A
JAKARTA - Meski Stan Lee telah tiada sejak 2018 silam, tampaknya sang komikus legendaris bakal bisa kembali muncul lewat film dan serial MCU ke depannya. Pasalnya, baru-baru ini Marvel Studios dikabarkan telah membeli lisensi wajah Stan Lee.

Lisensi tersebut tadinya dipegang oleh POW! Entertainment, sebuah rumah produksi yang didirikan Stan Lee pada 2001. Namun, meski Stan sempat menjadi pendiri perusahaan tersebut, sang komikus juga pernah menuntut mereka karena memalsukan tanda tangannya pada 2018 silam.

Dengan sejarah lisensi Stan Lee yang problematik di tangan POW! Entertainment, Marvel Studios akhirnya memutuskan untuk menggandeng Genius Brands untuk membeli hak cipta Stan Lee.

“Tidak ada tempat yang lebih baik untuk Stan Lee selain Marvel dan Disney,” ungkap Andy Heyward, CEO Genius Brands, dilansir dari The Verge, Minggu (22/5/2022).

Merupakan lisensi yang akan berlaku hingga 20 tahun ke depan, kini Marvel Studios mendapatkan akses terhadap arsip rekaman suara, rekaman gambar, hingga tulisan-tulisan yang pernah diciptakan Stan seumur hidupnya. Lewat arsip ini dan rekayasa digital canggih, Marvel Studios punya kesempatan untuk kembali menampilkan Stan Lee di antara para aktor dan aktris mereka.

Meskipun begitu, keputusan ini tentu dipandang negatif oleh beberapa fans. Selain tampak memonetisasi mendiang, pembelian lisensi ini menandakan bahwa ada kemungkinan bagi pihak tak bertanggung jawab untuk mengambil alih arsip Stan Lee di masa depan.

“Bila dilakukan dengan hati-hati dan penuh rasa hormat, aku yakin para fans akan menyambut kembali Stan dengan senang hati,” tutup Andy.
(tsa)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2253 seconds (10.177#12.26)